Profil
Program Studi S1 Teknik Perkapalan didirikan pada tahun 1986 bersamaan dengan pendirian Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) UNSADA, melalui persetujuan KOPERTIS Wilayah III (sekarang Kemendikbudristek) Nomor 15/KOP.III/S.VII/1986 tanggal 6 Juli 1986. Program ini merupakan salah satu dari empat fakultas awal UNSADA (bersama Sastra, Teknik, dan Ekonomi), yang digagas oleh Perhimpunan Alumni Jepang (PERSADA) untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli perkapalan di Indonesia pasca-krisis minyak 1970-an dan perkembangan industri maritim. Awalnya berstatus “Terdaftar” dan “Diakui” oleh DIKTI, program ini naik ke status “Disamakan” pada 1990-an setelah memenuhi standar nasional.
Pada 2002, program mendapat izin penyelenggaraan S1 penuh melalui SK DIKTI No. 002/BAN-PT/Ak-V/III/2002. Sejarahnya tidak terpisahkan dari UNSADA, yang bermula dari Akademi Bahasa dan Kebudayaan Jepang (ABKJ) tahun 1965, dan menekankan transfer teknologi Jepang melalui kerjasama dengan universitas seperti Tokyo University of Marine Science and Technology. Hingga 2025, program telah berevolusi dengan penambahan kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) sejak 2016, adaptasi Kampus Merdeka (magang industri dan MBKM), serta integrasi teknologi digital seperti BIM (Building Information Modeling) untuk desain kapal. Prestasi termasuk alumni yang memimpin proyek kapal selam di PT PAL dan kontribusi pada program Tol Laut Presiden Joko Widodo.

Akreditasi
Program Studi S1 Teknik Perkapalan terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK No. 002/BAN-PT/Ak-V/III/2002 tanggal 8 Maret 2002, yang berlaku hingga evaluasi ulang terbaru (data hingga 2025 menunjukkan perpanjangan status B dengan nilai 300-350 poin). Akreditasi ini mencakup penilaian kurikulum, dosen (rasio 1:20 dengan kualifikasi S2/S3 >70%), sarana prasarana (lab lengkap), dan tracer study lulusan (tingkat penyerapan kerja >80%). Selain itu, program diakui oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk sertifikasi internasional, memungkinkan lulusan mengikuti ujian profesi engineer. Status ini menjamin kesetaraan dengan program serupa di PTN seperti ITS Surabaya, dan mendukung akses beasiswa internasional.

Hasil Pembelajaran
Hasil Pembelajaran Lulusan (HPL) atau Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dirancang sesuai KKNI Level 6, dengan tiga domain utama: sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Lulusan diharapkan mampu:
- Sikap (Attitude): Berakhlak mulia, bertanggung jawab, adaptif terhadap etika profesi maritim (IMO/STCW), dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan (SDGs 14: Life Below Water).
- Pengetahuan (Knowledge): Menguasai teori rekayasa perkapalan, termasuk hidromekanika, struktur kapal, material komposit, dan regulasi internasional (SOLAS, MARPOL). Mahasiswa memahami integrasi teknologi Jepang seperti lean manufacturing dalam Monozukuri.
- Keterampilan (Skills): Mampu merancang kapal (dari konsep hingga produksi menggunakan software AutoCAD, Maxsurf), melakukan analisis kekuatan struktur, survey dan inspeksi kapal, serta mengelola proyek galangan kapal. Lulusan siap bekerja sebagai Naval Architect, dengan kemampuan soft skills seperti kerjasama tim, komunikasi trilingual, dan problem-solving berbasis data.
Evaluasi melalui portofolio proyek, ujian sertifikasi (misalnya Welding Inspector), dan tracer study menunjukkan 90% lulusan mencapai kompetensi ini, siap bersaing di pasar global.
FAQs
Apakah FTK Unsada sama dengan Sekolah Pelayaran?
Tidak, FTK Unsada berfokus pada rancang bangun kapal termasuk sistem perkapalannya.
Apakah FTK Unsada sudah bekerjasama dengan Industri Galangan Kapal Jepang?
Ya, FTK Unsada sudah bekerjasama dengan Industri Galangan Kapal Jepang.
Program Studi apa saja yang tersedia di FTK Unsada?
FTK Unsada memiliki 2 Program Studi:
1. Program Studi Teknik Perkapalan
2. Program Studi Teknik Sistem Perkapalan
Beasiswa yang tersedia di FTK Unsada?
Beasiswa yang tersedia terdiri dari:
1. Beasiswa dari Organisasi Jepang yang telah bekerjasama dengan Unsada
2. Beasiswa dari Perusahaan Jepang dan Perusahaan Indonesia yang telah bekerjasama dengan Unsada
3. Beasiswa bidang Akademik dan Non Akademik
4. KIP
5. Beasiswa Hafiz Qur’an
Prospek Karir Lulusan FTK Unsada?
Lulusan FTK Unsada sudah diserap di berbagai Industri pelayaran, perkapalan, galangan kapal, migas dan offshore, BUMN, dan Surveyor Maritim, serta peneliti maritim